Jaksel Raih Dukcapil Prima Award 2026

Jaksel Raih Dukcapil Prima Award 2026

Jakarta Selatan, WartaKarya - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan meraih Dukcapil Prima Award 2026 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) tertinggi di Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester I Tahun 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta.

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi jajarannya untuk terus mempercepat transformasi digital dalam pelayanan administrasi kependudukan.

"Bagi Jakarta Selatan, penganugerahan ini menjadi pemacu untuk mempercepat transformasi digital dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujar Syafrin.

Menurutnya, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan berkomitmen mendukung program digitalisasi administrasi kependudukan yang terus didorong pemerintah pusat.

Syafrin menuturkan, keberhasilan Jakarta Selatan meraih penghargaan tersebut tidak terlepas dari berbagai inovasi pelayanan yang dilakukan Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan dalam meningkatkan aktivasi IKD.

Berbagai layanan jemput bola terus dilakukan, mulai dari pelayanan di lingkungan RT dan RW, aktivasi IKD di sekolah-sekolah, pelayanan Jumat petang pada pekan kedua setiap bulan di seluruh unit pelayanan Dukcapil, hingga pelayanan Sabtu pagi pada pekan keempat setiap bulan.

Selain itu, layanan jemput bola juga dilakukan saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) untuk memudahkan masyarakat mengaktifkan IKD.

"Kami optimistis digitalisasi layanan kependudukan dapat menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, mudah diakses, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Selatan, Salimin, menjelaskan hingga Juni 2026 sebanyak 654.121 warga telah mengaktifkan IKD atau mencapai 38,04 persen dari total 1.719.678 penduduk wajib KTP elektronik di Jakarta Selatan.

Untuk meningkatkan capaian tersebut, pihaknya terus menggencarkan program jemput bola ke lingkungan permukiman, sekolah, hingga perkantoran.

"Selama pelaksanaan pelayanan, kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan program jemput bola sehingga semakin banyak warga yang mengaktifkan IKD," ujar Salimin. **(Hel)

low 7 13/4

Popular News