Wali Kota Jaksel Serahkan Santunan ZIS kepada 1.300 Dhuafa dan Marbut

Wali Kota Jaksel Serahkan Santunan ZIS kepada 1.300 Dhuafa dan Marbut

Jakarta Selatan, WartaKarya - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bazis Jakarta Selatan menggelar Festival Ramadan 1447 Hijriah dengan menyalurkan bantuan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) kepada 1.300 dhuafa dan marbut masjid. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Dirgantara, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).

Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M. Anwar. Dalam kesempatan itu, Baznas Bazis Jakarta Selatan juga mengumumkan capaian pengumpulan ZIS tahun 2025.

Festival Ramadan yang mengusung tema “Ramadan Berzakat, Jakarta Selatan Bermartabat” tersebut turut diisi dengan pemberian penghargaan kepada kecamatan dan kelurahan yang menjadi pengumpul ZIS terbanyak di wilayah Jakarta Selatan.

Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar mengatakan, kegiatan Festival Ramadan ini merupakan bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Hari ini kita mengadakan Festival Ramadan yang diisi kegiatan sosial, salah satunya membagikan ZIS kepada 1.300 orang yang berhak menerimanya, yaitu 1.000 dhuafa dan 300 marbut masjid di wilayah Jakarta Selatan,” ujarnya.

Penerima santunan terdiri dari berbagai kalangan, seperti guru ngaji, guru TPA/TKA/TPQ, guru honorer madrasah, anak yatim, hingga bantuan biaya pendidikan.

M. Anwar berharap ke depan perolehan ZIS di Jakarta Selatan dapat terus meningkat, mengingat dana tersebut sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga mengajak perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk berkolaborasi dengan Baznas Bazis Jakarta Selatan dalam meningkatkan pengumpulan ZIS.

“Saya mengimbau kepada para CSR di Jakarta Selatan agar bisa berkolaborasi melalui Baznas Bazis. Satu rupiah pun dana yang didapat akan dipertanggungjawabkan dan disalurkan kepada yang berhak, termasuk membantu masyarakat sakit yang belum tercover BPJS,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Wilayah Baznas Bazis Jakarta Selatan, Ahmad Kahfi, menjelaskan target pengumpulan ZIS Jakarta Selatan pada tahun 2025 sebesar Rp85 miliar. Namun hingga akhir tahun, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp78 miliar.

Dana tersebut berasal dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, zakat perusahaan, infak dan sedekah masyarakat, kontribusi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzakki dan donatur yang telah berkontribusi dalam pengumpulan ZIS tahun 2025,” kata Kahfi.

Dalam kesempatan itu juga diumumkan kecamatan dan kelurahan dengan pengumpulan ZIS terbanyak. Untuk tingkat kecamatan, peringkat pertama diraih Kecamatan Kebayoran Lama dengan nilai Rp4,1 miliar, disusul Kecamatan Jagakarsa sebesar Rp1,4 miliar, dan Kecamatan Pesanggrahan sebesar Rp900 juta.

Sedangkan untuk tingkat kelurahan, peringkat pertama diraih Kelurahan Ulujami dengan pengumpulan Rp1,7 miliar, kedua Kelurahan Gandaria Selatan Rp889 juta, dan ketiga Kelurahan Pondok Pinang Rp812 juta. **(Hel)

low 7 13/4

Popular News