Underpass Fatmawati Jadi Prioritas Musrenbang

Underpass Fatmawati Jadi Prioritas Musrenbang

Jakarta Selatan, WartaKarya - Pembangunan underpass Fatmawati menjadi salah satu usulan prioritas dalam Forum Kecamatan Cilandak Musrenbang Kota Administrasi Jakarta Selatan yang digelar pada 12 Februari 2026. Kegiatan tersebut dipimpin dan ditutup Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar, di Politeknik Kesehatan Jakarta I, Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak.

Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tersebut, tercatat sebanyak 188 usulan dari masyarakat. Dari jumlah itu, 98 usulan akan dikerjakan pada tahun 2026, sedangkan 90 usulan lainnya masuk dalam program tahun 2027.

“Setelah kita tinjau dan diskusikan bersama, sebanyak 98 usulan akan dikerjakan tahun ini dan 90 usulan lainnya masuk program 2027. Rata-rata usulan terbanyak berkaitan dengan bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga,” ujar M Anwar.

Beberapa usulan prioritas yang dibahas antara lain pembangunan embung di Jalan Margasatwa Raya RT 01 RW 02, pembangunan underpass Fatmawati arah utara dan selatan di Kelurahan Cilandak Barat, serta pembangunan Puskesmas Pembantu di Jalan Intan RT 01 RW 05, Cilandak Barat.

Menurutnya, diskusi berjalan dinamis dan banyak usulan masyarakat yang dapat ditangani lebih cepat. Ia menegaskan seluruh usulan harus terus dikawal hingga tuntas.

Sementara itu, Camat Cilandak Teguh Ariefriyanto menyampaikan bahwa pembangunan underpass Fatmawati diharapkan mampu mengurai kemacetan di kawasan tersebut.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang telah membantu mendorong agar usulan-usulan kami dapat dikerjakan dengan baik dan dipercepat,” katanya.

Ketua RW 07 Kelurahan Pondok Labu, Nur Ali, turut mengapresiasi kehadiran langsung Wali Kota dalam forum tersebut. Ia berharap usulan warga segera ditindaklanjuti oleh unsur teknis terkait.

Pada waktu yang sama, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho, menghadiri Musrenbang tingkat Kecamatan Jagakarsa di Kantor Kecamatan Jagakarsa. Dalam forum tersebut terdapat 256 usulan, dengan empat usulan diakomodasi pada 2026, sebanyak 208 usulan masuk program 2027, dan 44 usulan belum terakomodasi.

Ali Murthadho mengajak masyarakat untuk terus aktif memberikan masukan dalam proses perencanaan pembangunan.

“Intinya kita semua harus berjuang untuk kemajuan Jakarta. Apalagi Jakarta sebentar lagi memasuki usia lima abad, tentu banyak aspek yang harus diperbaiki,” ujarnya.

Forum Musrenbang Kecamatan Cilandak dan Jagakarsa diharapkan mampu menyelaraskan aspirasi warga dengan program pembangunan daerah secara berkelanjutan. **(Hel)

 

LOWONGAN WARTAWAN

Popular News